Lompat ke isi utama
Berita
Pendidikan politik bukanlah upaya mengarahkan pilihan politik seseorang. Sebaliknya, pendidikan politik bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai demokrasi, konstitusi, hak pilih, bahaya politik uang, pentingnya menolak hoaks, serta nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam kehidupan berbangsa.  Melalui pendidikan politik yang baik, masyarakat akan menjadi pemilih yang lebih rasional, kritis, dan tidak mudah dipengaruhi oleh informasi yang menyesatkan maupun kepentingan sesaat.
humas
Demokrasi Dimulai dari Partisipasi: Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Pemilu yang Berkualitas
Demokrasi yang sehat tidak hanya ditandai oleh proses pemilu yang jujur dan adil, tetapi juga oleh tumbuhnya warga negara yang memiliki kepedulian terhadap kepentingan bersama.  Dalam konteks tersebut, menjaga lingkungan hidup merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara. Kepedulian terhadap hutan, sungai, udara, dan ruang publik mencerminkan kesadaran bahwa setiap tindakan individu akan memengaruhi kualitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan.  Sebagai lembaga yang mengedepankan pengawasan
humas
Hari Konservasi Alam Sedunia 2026: Menjaga Alam Hari Ini, Menentukan Kehidupan Generasi Esok 
Masyarakat memiliki peran penting sebagai pengawas partisipatif. Ketika menemukan adanya pembagian uang, barang, atau bentuk imbalan lain yang berkaitan dengan proses pemilu, masyarakat dapat menyampaikan laporan kepada Bawaslu sesuai prosedur yang berlaku.  Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam pengawasan, semakin kecil peluang terjadinya pelanggaran yang dapat merusak kualitas demokrasi.
humas
Politik Uang: Ancaman Nyata yang Merusak Integritas Demokrasi Indonesia
Kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan. Tidak ada negara yang mampu berkembang secara optimal apabila masyarakatnya hidup dalam kondisi kesehatan yang buruk.  Penduduk yang sehat akan lebih produktif, mampu belajar dengan baik, bekerja secara optimal, serta berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. Sebaliknya, penyakit kronis yang tidak tertangani akan berdampak terhadap produktivitas, kualitas hidup, hingga kesejahteraan keluarga.
humas
Hari Hepatitis Sedunia 2026: Saatnya Bertindak, Putus Mata Rantai Hepatitis Demi Generasi yang Lebih Sehat
Di era digital saat ini, setiap orang tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi penyebar informasi. Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar telah melalui proses verifikasi. Berita bohong, gambar hasil manipulasi, video yang dipotong konteksnya, hingga konten berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) semakin sulit dibedakan dengan informasi yang benar. Kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan berpikir kritis sekaligus meningkatkan literasi digital
humas
 Melawan Hoaks di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial demi Menjaga Demokrasi Indonesia