Bawaslu Prabumulih: Masa Non-tahapan Momentum Perkuat Pendidikan Demokrasi
|
Bawaslu Prabumulih: Masa Non-tahapan Momentum Perkuat Pendidikan Demokrasi
Prabumulih 1/1/2026— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Prabumulih menegaskan bahwa masa non-tahapan pemilu merupakan momentum penting untuk memperkuat pendidikan demokrasi kepada masyarakat sebagai upaya mencerdaskan pemilih dan menjaga kualitas demokrasi.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono yaitu bahwa pada masa tahapan pemilu Bawaslu adalah fokus menjalankan fungsi pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Sementara di masa non-tahapan, Bawaslu fokus pada upaya pencegahan melalui penyadaran, pendampingan, serta sosialisasi nilai-nilai demokrasi.
“Pendidikan demokrasi penting untuk membentuk pemilih yang sadar akan hak dan tanggung jawab politiknya, sehingga mampu memilih pemimpin yang berintegritas,” ujar Totok saat Diskusi Penguatan Demokrasi: Strategi Konsolidasi Gerakan Masyarakat Sipil Mewujudkan Sinergitas Pengawasan Pemilu 2029 di Kabupaten Bogor, Selasa (30/12/2025).
Totok juga menegaskan bahwa perbedaan pendapat dan pilihan politik merupakan bagian dari esensi demokrasi yang harus dijaga. Hak warga negara dalam menentukan pilihan di bilik suara tidak boleh diintervensi oleh pihak mana pun.
Bawaslu Kota Prabumulih akan terus tetap berkomitmen menjalankan pendidikan demokrasi di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan pelanggaran dan penguatan demokrasi yang berkelanjutan. [fr]
fr