Lompat ke isi utama

Berita

Malam Lailatul Qadar, Momentum Memperkuat Integritas dan Ketakwaan dalam Kehidupan Bermasyarakat

Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu senantiasa mendorong lahirnya budaya integritas di tengah masyarakat. Integritas tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan, tetapi juga harus tumbuh dari karakter setiap individu yang memiliki kesadaran moral, kejujuran, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu senantiasa mendorong lahirnya budaya integritas di tengah masyarakat. Integritas tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan, tetapi juga harus tumbuh dari karakter setiap individu yang memiliki kesadaran moral, kejujuran, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Malam Lailatul Qadar, Momentum Memperkuat Integritas dan Ketakwaan dalam Kehidupan Bermasyarakat

PRABUMULIH 11/3/2026 – Sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan menjadi waktu yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Pada malam-malam tersebut terdapat satu malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur'an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Momentum penuh kemuliaan ini menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk memperbanyak ibadah, memperkuat keimanan, serta melakukan introspeksi diri demi menjadi pribadi yang lebih baik.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5 bahwa Lailatul Qadar merupakan malam diturunkannya Al-Qur'an dan malam yang dipenuhi keberkahan, di mana para malaikat turun ke bumi dengan membawa rahmat serta ketetapan Allah hingga terbit fajar. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, dan memohon ampunan kepada Allah SWT, khususnya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Lailatul Qadar memiliki makna yang sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam membangun demokrasi yang berintegritas. Menurutnya, malam penuh kemuliaan tersebut mengajarkan pentingnya kejujuran, keikhlasan, kesabaran, serta tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah.

Lailatul Qadar bukan hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab yang dibangun melalui ibadah Ramadan merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis serta demokrasi yang bermartabat.

Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu senantiasa mendorong lahirnya budaya integritas di tengah masyarakat. Integritas tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan, tetapi juga harus tumbuh dari karakter setiap individu yang memiliki kesadaran moral, kejujuran, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Malam Lailatul Qadar juga mengajarkan pentingnya memperbanyak doa dan memohon ampun kepada Allah SWT. Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW ketika mencari Lailatul Qadar adalah:

"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."

Artinya, "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai sifat pemaaf, maka maafkanlah aku."

Semangat memperbanyak amal saleh pada malam-malam terakhir Ramadan diharapkan tidak berhenti setelah bulan suci berakhir, tetapi menjadi kebiasaan yang terus melekat dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ketakwaan, kepedulian sosial, kedisiplinan, serta semangat menjaga persaudaraan merupakan modal penting dalam membangun masyarakat yang damai, toleran, dan berkeadaban.

Melalui momentum Lailatul Qadar, Bawaslu Kota Prabumulih mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan malam-malam penuh keberkahan dengan memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi, serta memperkuat komitmen menjaga persatuan bangsa. Semoga Allah SWT mempertemukan seluruh umat Islam dengan kemuliaan Lailatul Qadar, menerima segala amal ibadah Ramadan, serta menjadikan setiap pribadi lebih bertakwa, berintegritas, dan bermanfaat bagi sesama.

Dengan semangat Lailatul Qadar, Bawaslu Kota Prabumulih berharap nilai-nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab senantiasa tumbuh dalam kehidupan masyarakat sebagai fondasi untuk mewujudkan Indonesia yang damai, demokratis, dan bermartabat. [fr]

fr