Lompat ke isi utama

Berita

Mengapa Pengawasan Partisipatif Menjadi Kunci Sukses Pemilu?

Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengawasi tahapan Pemilu, menyampaikan informasi dugaan pelanggaran, hingga ikut memberikan pendidikan politik kepada lingkungan sekitar.  Pengawasan partisipatif menjadi bagian penting sebagaimana semangat yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.

Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengawasi tahapan Pemilu, menyampaikan informasi dugaan pelanggaran, hingga ikut memberikan pendidikan politik kepada lingkungan sekitar.

Pengawasan partisipatif menjadi bagian penting sebagaimana semangat yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.

Mengapa Pengawasan Partisipatif Menjadi Kunci Sukses Pemilu?

PRABUMULIH 16/6/2026 – Pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga merupakan amanat konstitusi yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Konsep pengawasan partisipatif terus didorong oleh Bawaslu sebagai strategi memperluas jangkauan pengawasan hingga ke lingkungan masyarakat. Dengan semakin banyak warga yang memahami aturan kepemiluan, potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini.

Anggota Bawaslu Kota Prabumulih, Lia Siska, mengatakan bahwa masyarakat merupakan mata dan telinga pengawas Pemilu.

"Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan, semakin besar peluang kita menghadirkan Pemilu yang berintegritas," katanya.

Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengawasi tahapan Pemilu, menyampaikan informasi dugaan pelanggaran, hingga ikut memberikan pendidikan politik kepada lingkungan sekitar.

Pengawasan partisipatif menjadi bagian penting sebagaimana semangat yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.

fr